Tips Agar Anak-anak Aman Saat Online

 
Anak didampingi orangtua saat online. Sumber: cloudfront.net


Peningkatan kekerasan seksual yang berasal dari pemerasan webcam, terungkap oleh Badan Perlindungan Online dan Eksploitasi Anak (CEOP). Berita tentang ini tentu sangat dikhawatirkan, terutama mereka yang sering mendapatkan cyberbully, pelecehan dan kekerasan pada anak.



Bagi sebagian besar orang tua di dunia, internet merupakan sarana anak-anak untuk mencari informasi. Bukan untuk chatting, mengeksplorasi dan bermain.

Ini sangat nyata, bahwa internet telah menjadi daya tarik bagi anak-anak. Sehingga tidak sedikit kekerasan yang dialami anak di internet. Sehingga sangat penting bagi anak untuk berbicara, tentang apa yang mereka alami selama menjelajah internet.

Seiring dengan risiko tersebut, sebagai orangtua harus memberitahu, bahwa peluang sangat besar ada di dunia internet, terutama bagi kaum muda. Selagi anak-anak, orangtua harus mengetahui apa saja informasi yang anak-anak serap dari internet.

Sebagian besar anak-anak enggan untuk menceritakan apa yang mereka alami di internet, dengan alasan, mereka takut dijauhkan dari teknologi tersebut. Cara yang terbaik dalam pendekatan dan mencegah anak-anak dari kekerasan, adalah ikut aktif dan mengetahui informasi dalam kehidupan anak.

Cari tahu, apa yang mereka sukai dari internet, biarkan mereka menyukai apa yang mereka lihat, selama itu tidak dalam wacana negatif. Beritahu pada anak, risiko dari penggunaan webcam. Dan jika mereka remaja, beritahu jika sering terjadi pemerasan online.

Sumber: http://www.theguardian.com

0 Comment "Tips Agar Anak-anak Aman Saat Online"

Posting Komentar

Aturan berkomentar.

1. Dilarang Nyepam
2. Dilarang Promosi
3. Dilarang Sara & Menghina Orang

Thank you for your comments